| Selasa, 14 Juli 2009 |
| Tidak Ada Sesuatu yang Diciptakan Dengan Sia-sia |
.jpg) Dari “dia”… Aku mendengarkan kata-kata itu, dan kata-kata itu pulalah yang selalu dituliskannya di setiap kesempatan di “Waktu-waktu Berharganya”… Kata-kata itu pulalah yang membuat aku bisa tetap tegar hingga detik ini, menekan tuts-tuts keyboard berkisah tentang “dia”… Melihatnya…. Rasanya memang tak ada yang sia-sia, “dia” memiliki keterbatasan Tapi “dia” lebih memiliki banyak hal… Semangat yang tak pernah padam…, Keinginan kerja yang kuat…, Cerdas…bijak…tulus…santun…tegar dan tawadhu…(tiga kata tidak cukup untuk menjabarkannya) Ah rasanya…air di laut tak cukup dijadikan tinta untuk berkisah tentang dirinya, Maha Besar Allah…yang telah menciptakan manusia seperti “dia”, Sungguh kasih sayang Allah yang seluas langit dan bumi begitu sempurna. “dia” memiliki Mata yang teduh… Senyum yang hangat…wajah yang bersahabat… Tak seorang pun yang tidak memujinya (dalam hati aku yang teramat bangga dengan segala apa yang dimilikinya), walaupun kita tahu… Tak Ada Manusia yang Sempurna… Yah “dia”memang tak sempurna… Karena “dia” bukanlah malaikat, pun bukan seorang nabi… “dia” hanya seorang manusia biasa, yang juga terkadang berbuat salah…yang juga terkadang khilaf…(sampai – sampai aku menangis karena jengkel dibuatnya, hehehe…mestinya bagian yang ini disunting) tapi… “dia” lebih banyak berbuat baik pada orang lain, “dia” lebih banyak memberikan kebahagiaan-kebahagian “yang tak terduga”. Saat semua orang tengah berasyik masyuk dengan kesenangan, “dia” lebih suka “berdua” dengan laptopnya lama-lama, mengetik dengan satu tangan yang lincah….bersandar di jendela ruang kerjanya (entah apa yang dilihatnya di luar???), atau menghisap batang rokoknya sendiri di sudut teras, bercengkerama dengan kepulan-kepulan asap yang lama-lama berbaur dengan udara yang dihirupnya… (hemmm…aku ingin membantumu sembuh dari penyakit yang satu ini, tolong…beri aku waktu!!!) Diam-diam aku merenung…alangkah kufur nikmatnya aku, alangkah tak pandai bersyukurnya aku selama ini…mengapa “dia” dengan keadaannya mampu membuat hal-hal yang sangat luar biasa… Sementara aku… aku yang memiliki segalanya, tak mampu seperti “dia”, (aku dengan “kelebihanku” tak dapat berbuat banyak, sementara “dia” dengan “kekurangannya” dapat berbuat banyak…bahkan sangat banyak…) Sungguh… tak ada sesuatu yang diciptakan dengan sia-sia… Fa biayyi Aalaai rabbikuma tukadzziban… “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahmaan) Ya Allah…lewatnya… Engkau telah membuka mata hatiku, Kuucap syukur karena “dia” datang di tempat yang benar dan di saat yang tepat… Aku mengenalnya…aku belajar banyak dari dirinya… Dan “dia” memberiku “BANYAK HAL”… Banyak hal yang tidak akan pernah lekang oleh waktu, sampai kapanpun itu… Ya Allah… “dia” milik-MU, karena itu izinkan aku menjaganya….
(Tulisan ini kudedikasikan untuk “HAN”, seseorang yang telah mengusik spiritualku… Terima kasih kau ada… Terima kasih karena kau telah menjadi inspirasi… Yah… “TAK ADA SESUATU YANG DICIPTAKAN DENGAN SIA-SIA”) (Bumi Allah, 130709) |
posted by Fitrahturrahmi @ 04:54  |
|
|
|
| Dia yang tersembunyi.... |
.jpg) Kuasingkan diriku… Untuk tahu seberapa besar kau menyayangi aku, Seberapa jauh aku akan merindukanmu…, Kubiarkan semuanya tersembunyi, jauh dari hiruk pikuk detak-detak waktu, Agar aku tahu, apa aku akan terus merasa seperti ini… Hilang… Hampa… Kosong… Denganmu atau tanpa dirimu… Kini kuterus bertanya, apakah kau akan mencari keberadaanku?? Apakah kau akan tahu di mana tempat pengasinganku, ?? yang membuat aku merasa tiada makna… ataukah kelak aku sendiri yang akan menemukanmu kembali?? Menatapmu nanar, jauh di lembah sunyi… Menjejaki sosokmu lekat-lekat… Apakah kedua mata itu yang akan menuntunku ketika aku tak tahu arah ??? Apakah kedua telinga itu yang akan mendengarkan aku ketika tertawa, bergurau dan menangis??? Apakah bibir itu yang akan menasehatiku ketika aku terlupa dan khilaf ??? Apakah pundak itu yang akan menjadi tempatku bersandar ketika aku merasa lelah dengan jauhnya perjalanan yang tiada ujung ??? Apakah tangan itu yang akan merengkuhku ketika aku terjatuh ??? Apakah jari-jari itu yang akan menggenggamku kuat-kuat ketika aku tak mampu lagi berjalan??? membantuku mengguntingkan kuku ku dan mencabuti ubanku kelak??? Apakah kedua kaki itu yang akan menemani aku berjalan, di setiap hitungan waktu ??? Aku masih saja terus bertanya,…walau tak ada jawab. Sungguhkah aku kini benar-benar terasing???
( Pe-ef, Bumi Allah 130709) |
posted by Fitrahturrahmi @ 04:34  |
|
|
| Kamis, 09 Juli 2009 |
| Entah.... |
.jpg) Rasanya telah berpuluh-puluh menit mata ini menatap layar komputer... tak ada yang terlintas sedikitpun, apa yang bisa dituliskan disini.... Bingung???? Entah....atau mungkin, tak ada rasanya yang dapat diungkapkan, tak banyak yang bisa diceritakan..... Bukan berarti selama hari-hari bumi berotasi pada matahari, selama itupula tidak ada yang berkesan dan indah terekam di memory, tapi....terlalu banyak...hingga penuh...tumpah...ruah...dan tak tahu dimana lagi aku bisa menyimpannya... Inilah hidup....ada banyak pilihan....pencarian....dan penemuan... atau apakah semuanya hanya sebuah kebetulan (dilangsir dari salah satu pendapat "Sesepuh" tertua yang berinisal BF,hehehe)... Rasanya semua bercampur aduk jadi satu...hingga tak dapat lagi dibedakan rasanya seperti apa... Entah... yah lagi-lagi entah... Hanya kata-kata itu yang rasanya sekarang bisa mewakili apa yang dapat kutuliskan kali ini... Entah... sampai kapan akan seperti ini... Entah... apa akan ada lagi yang indah-indah yang dapat dituliskan di blog ini... Entah... mengapa rasanya semua begitu sulit... Entah... kapan kata-kata Entah ini akan hilang... Entah....
|
posted by Fitrahturrahmi @ 04:10  |
|
|
| Minggu, 05 Juli 2009 |
| Senja itu.... |
.jpg)
Senja itu... Berpendar... melukiskan berjuta-juta gradasi warna, meski tak dapat dipungkiri, ada goresan kelam di sana-sini, tapi senja tetap senja, selalu ada jingga yang indah... seperti DILATASI MEMORI.. penggalan-penggalan kenangan, yang terkadang berganti-ganti seperti warna senja, walaupun mungkin telah lama, tertimbun debu waktu atau bahkan terpisahkan jarak jutaan tahun cahaya... Tapi memori tetaplah memori... Ia juga selalu berpendar seperti senja... Jingga...kelam... Namun akan tetap indah.... |
posted by Fitrahturrahmi @ 00:34  |
|
|
|
| Bismillah... |
.jpg) Kumulai semuanya.... dengan kalimat suci ini... semoga kalimat ini mampu bersinergi dengan hati... menciptakan chemistry yang indah... hingga segala sesuatu yang tertulis disini,tidaklah sia-sia... Sebuah harapan besar... begitu besar mungkin... Bismillah.... Semoga semuanya penuh makna seperti makna kalimat ini, Bismillah...
|
posted by Fitrahturrahmi @ 00:23  |
|
|
|
| About Me |
|
|
| Blog ini |
| Hanya kumpulan catatan-catatan dan puisi puisi fitrah. |
| Tulisan Baru |
|
| Archives |
|
|
| Links |
|
|
|
|